PANDUAN ROAS IKLAN SHOPEE

ROAS tinggi belum tentu untung: hitung titik impas dari margin.

ROAS membandingkan omzet yang diatribusikan ke iklan dengan biaya iklan. Metrik ini tidak otomatis mengurangi HPP, biaya marketplace, voucher seller, return, atau refund. Karena struktur margin setiap produk berbeda, tidak ada satu target ROAS yang selalu aman untuk semua SKU.

Ditulis oleh Tim Editorial ShopilitikTerbit

LANGKAH 1

Pahami angka yang dihitung ROAS

Gunakan definisi yang konsisten: omzet teratribusi dibagi biaya iklan. Angka ini mengukur efisiensi omzet, bukan laba bersih.

LANGKAH 2

Hitung margin kontribusi sebelum iklan

Kurangi penghasilan penjualan dengan HPP dan biaya variabel selain iklan. Nyatakan basis yang dipakai, misalnya harga produk, penghasilan final, atau omzet teratribusi, agar persentasenya tidak ambigu.

LANGKAH 3

Ubah margin menjadi break-even ROAS

Jika margin kontribusi sebelum iklan adalah 25% dari omzet teratribusi, biaya iklan maksimal pada titik impas adalah 25% dari omzet. Break-even ROAS-nya menjadi 1 dibagi 25%, yaitu 4,0.

LANGKAH 4

Hitung per SKU atau kelompok margin

Produk bermargin tipis membutuhkan break-even ROAS lebih tinggi. Jangan memakai target toko yang sama untuk semua SKU bila HPP, biaya, dan tingkat return berbeda jauh.

LANGKAH 5

Tunggu transaksi cukup matang

Omzet teratribusi dapat muncul sebelum pesanan selesai. Pembatalan, return, dan refund dapat menurunkan hasil ekonomi setelah laporan iklan awal terbentuk.

LANGKAH 6

Gunakan zona keputusan, bukan angka sakral

Bandingkan ROAS aktual dengan titik impas dan kualitas datanya. Di bawah titik impas perlu investigasi, dekat titik impas perlu kehati-hatian, sedangkan di atas titik impas masih harus diperiksa terhadap volume dan profit rupiah.

Contoh menghitung break-even ROAS

Omzet teratribusi
Rp1.000.000
Margin kontribusi sebelum iklan
25%
Biaya iklan maksimal saat impas
Rp250.000
Break-even ROAS
4,0
ROAS aktual jika biaya iklan Rp200.000
5,0

Contoh bukan benchmark performa. Margin dan target aktual harus dihitung dari biaya serta transaksi produk Anda.

Sebelum menilai campaign

  • Definisi omzet teratribusi
  • Biaya iklan pada periode yang sama
  • HPP dan biaya variabel per SKU
  • Voucher atau diskon yang ditanggung seller
  • Status pesanan teratribusi
  • Return dan refund setelah atribusi
  • Break-even ROAS per kelompok margin

Sumber dan batasan

ROAS adalah metrik atribusi iklan, bukan laporan laba. Hindari membandingkan campaign tanpa menyamakan definisi periode, omzet, biaya, dan status pesanan.

Fitur Shopilitik yang relevan

  • Analitik performa iklan dan campaign
  • Profit serta margin per periode
  • HPP produk dan varian
  • Analisis penjualan dan return
Coba Shopilitik gratis